Berdasarkan hasil evaluasi dan rekapitulasi Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) UPTD Puskesmas Bunguran Selatan Tahun 2025 yang mencakup aspek Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Esensial, UKM Pengembangan, Upaya Kesehatan Perorangan (UKP), Manajemen, dan Mutu Pelayanan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
- Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Esensial Secara keseluruhan, pencapaian UKM esensial memperoleh rata-rata sebesar 83,3% (kategori “Sedang”). Program KIA dan KB mencatatkan kinerja tertinggi sebesar 97,2% (kategori Baik) serta Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat sebesar 94,3% (kategori Baik) yang didominasi oleh pencapaian target 100% pada pelayanan nifas, persalinan di fasyankes, serta penanganan gizi buruk dan balita. Kendati demikian, beberapa sub-komponen seperti Kesehatan Lingkungan (70,0%), Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (80,1%), serta Promosi Kesehatan (86,6%) masih memerlukan intervensi lanjutan, khususnya terkait rendahnya cakupan desa STBM, desa dengan kebijakan PHBS, penemuan kasus diare awal, serta penemuan penderita pneumonia balita.
- Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Pengembangan Kelompok upaya kesehatan pengembangan mencatat rata-rata pencapaian variabel sebesar 79,4%. Program Kesehatan Jiwa dan Kesehatan Lanjut Usia berhasil mencapai kinerja optimal masing-masing sebesar 100,0%, di mana pelayanan terhadap ODGJ dan lansia terlayani secara penuh. Namun, sektor Kesehatan Indera (30,6%) serta Kesehatan Kerja & Olahraga (0,0%) masih memerlukan perhatian serius karena belum terpenuhinya target pembinaan kelompok kesehatan kerja, pemeriksaan kebugaran instansi, dan deteksi dini katarak.
- Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) / Pengobatan Komponen Upaya Kesehatan Perorangan mencatatkan rata-rata pencapaian sebesar 71,5% (kategori “Kurang”). Meskipun pemeriksaan laboratorium dan waktu tunggu rekam medis berhasil mencapai target maksimal 100%, cakupan pelayanan kesehatan gigi masyarakat pada kelompok rentan (ibu hamil, lansia, balita, dan PAUD) masih sangat rendah, yaitu baru mencapai 16,5%.
- Manajemen Puskesmas Aspek manajemen puskesmas secara keseluruhan menunjukkan performa yang sangat baik dengan nilai rata-rata 9,18 (kategori “Baik”). Manajemen alat dan obat serta manajemen keuangan berhasil meraih nilai sempurna (10,00), mencerminkan tertibnya pengelolaan logistik farmasi, pencatatan kas, dan pemeriksaan keuangan berkala. Sementara itu, manajemen operasional (9,14), manajemen umum dan kepegawaian (8,54), serta manajemen ketenagaan (8,22) telah berjalan dengan baik, meskipun beberapa indikator seperti rencana kerja bulanan pegawai dan penyusunan peta jabatan masih perlu dioptimalkan pada skala nilai 7.
- Mutu Pelayanan Mutu pelayanan UPTD Puskesmas Bunguran Selatan memperoleh nilai rata-rata 9,00 (kategori “Baik”). Capaian ini ditopang oleh tingginya tingkat kepatuhan cuci tangan (nilai 10), kepatuhan identifikasi pasien (nilai 10), keberhasilan pengobatan TB (nilai 10), serta tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan yang mencapai kategori sangat baik (nilai 10). Adapun kepatuhan penggunaan APD dan pelaksanaan ANC sesuai standar masing-masing memperoleh nilai 7.
- Secara akumulatif, Hasil Akhir Cakupan Penilaian Kinerja UPTD Puskesmas Bunguran Selatan Tahun 2025 meraih total nilai akhir sebesar 91,82 dengan predikat “Baik”, yang merupakan perpaduan dari cakupan pelayanan kesehatan sebesar 82,73% dan nilai manajemen serta mutu pelayanan sebesar 9,09.
selengkapnya dapat diunduh di PKP BUNGSEL 2025